Tim Kepedulian kepada Masyarakat (Kesmas) Universitas Indonesia (UI) menyoroti peran seni pertunjukan Jaranan Kidal sebagai ikon budaya di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam menjaga kelestarian warisan lokal.
Dalam upaya mempertahankan identitas lokal, Tim Kepedulian kepada Masyarakat (Kesmas) UI, di bawah bimbingan Dr. Syahrial SS MHum, secara aktif terlibat dalam mengangkat eksistensi seni tradisional ini. Dengan mengeksplorasi sejarah Desa Kidal, yang memiliki akar dalam Kerajaan Majapahit dan Singasari, tim berusaha menjaga warisan budaya dan memperkenalkan keunikan Jaranan Kidal melalui kegiatan pengabdian.
.jpg)
Desa Kidal dipilih sebagai lokasi pengabdian karena memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian dari warisan Candi Kidal, cagar budaya dari Kerajaan Majapahit dan Singasari. Ketua Kelompok Kesenian Jaranan Kidal, Warsono Aji, menggambarkan transformasi Jaranan Kidal dari pertunjukan mistis menjadi hiburan populer, menyesuaikan diri dengan tren dan preferensi pasar.
.jpg)
.jpg)